Penyakit Kista Ovarium

      No Comments on Penyakit Kista Ovarium

kista ovarium penyebab dan gejalanyaTips Untuk Mengetahui Gejala Kista dan Penyebabnya
Penyakit kista ovarium memang sangat perlu diketahui oleh para wanita. Penyakit kista rentan sekali diderita oleh para wanita. Jika tidak segera ditindklanjuti penyakit kista bisa menjadi pemicu penyakit yang lebih parah lagi seperti kanker rahim. Nah sebelum kami memberitahu mengenai tips mengetahui gejala kista akan lebih baik jika kami memberikan informasi terlebih dahulu mengenai apa itu penyakit kista dan apa saja faktor – faktor yang dapat memicunya.

Kista biasanya ada di indung telur dengan massa yang berisi cairan. Cairan ini bisa berbentuk cair maupun kental seperti gel. Cairan ini diproduksi oleh kelenjar yang ada di ovarium. Nah cairan tersebut tidak dapat dikeluarkan sehingga mengendap dan lama lama menumpuk dan makin lama makin membesar dan bisa memicu terjadinya kanker rahim.
Biasanya penyakit kista ini identik dengan mioma uteri yang merupakan tumor jinak di otot rahim. Mioma ini biasanya kalau tidak terjadi di rongga rahim, di otot rahim, atau kalau tidak membesar ke arah rongga perut.

Penyebab Penyakit Kista Ovarium

Penyebab penyakit kista ini ada banyak faktor. Bisa saja dari faktor keturunan, faktor hormon, atau bisa juga faktor kebiasaan pola hidup yang tidak sehat. Untuk penyakit kita yang jinak ini memang sering terjadi dan tidak menimbulkan efek atau gejala sakit apapun di dalam tubuh dan dengan sendirinya akan hilang tanpa harus melakukan terapi pengobatan atau tindakan lainnya. Namun jika kista yang ada di dalam rahim ukurannya sudah cukup besar maka gejala – gejala dan rasa sakit akan mulai muncul. Biasanya awalnya bagian perut akan terasa tidak nyaman. Kista yang semakin lama semakin membesar lama kelamaan akan menekan kandung kemih sehingga membuat rasa nyeri dan sakit dan juga akan mengganggu proses ekskresi tubuh karena kantong urinnya terdesak sehingga daya tampung urin menjadi lebih sedikit dan akan sering buang air kecil.

Gejala penyakit kista ovarium

Sebagian besar kista ovarium tidak menimbulkan gejala, atau hanya sedikit nyeri yang tidak berbahaya. Tetapi adapula kista yang berkembang menjadi besar dan menimpulkan nyeri yang tajam. Pemastian penyakit tidak bisa dilihat dari gejala-gejala saja karena mungkin gejalanya mirip dengan keadaan lain seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (di luar rahim) atau kanker ovarium.

Gejala Kista :

  1. Rasa sakit di bagian panggul dan pangkal paha
  2. Rasa nyeri hebat muncul di bagian punggung bagian bawah dan di pangkal paha.
  3. Rasa sakit sebelum masa menstruasi terutama di bagian panggul dan perut bagian bawah dan sebelum masa menstruasi berakhir.
  4. Rasa sakit yang tidak biasa ketika berhubungan seksual
  5. Jika sedang bergerak atau melakukan aktivitas yang mendorong bekerjanya otot perut atau tekanan di perut akan mengalami nyeri.
  6. Sering mual dan muntah – muntah.
  7. Perut bagian bawah menebal dan terasa berat dan penuh serta merasa tertekan. Hal ini dibarengi nyeri di kandung kemih akibat adanya pembesaran kista. Tidak hanya kandung kemih yang tertekan, di bagian belakang akan menekan rektum yang akan mengganggu proses buang air besar (BAB)
  8. Ketika menstruasi, darah yang keluar sangatlah banyak. Siklus menstruasinya menjadi tidak teratur. Terkadang terjadi pendarahan pada vagina dari mulai pendarahan ringan hingga pendarahan yang hebat. Hal ini dipicu kkarena luas permukaan pada endometrium menebal sehingga otot rahim menjadi kaku dan kontraksi pada rahim menjadi terganggu sehingga terjadi pendarahan hebat. Tidak hanya kandung kemih dan rektum saja lama kelamaan kista yang membesar akan menekan organ – organ di sekitar perut lainnya dan hal itu tentu akan semakin membahayakan. Untuk itu kalian memang harus tahu mengenai tips untuk mengetahui gejala kista.

Tips untuk mengetahui gejala kista sejak dini yakni adalah lebih peka terhadap diri sendiri dan perubahan – perubahan yang terjadi di dalam diri. Waspadai setiap ketidaknyamanan yang muncul walaupun intensitasnya tidak sering namun perlu berhati – hati.

Salah satu pengobatan alami untuk penyembuhan kista ovarium dengan konsumsi jelly gamat dan Spirulina, simak kisah nyata berikut:

Sebelum mengkonsumsi Jelly gamat spirulina

Bermula dari siklus menstruasi yang tidak menentu dan rasa sakit di perut dan panggul sejak 1998 akhirnya saya memutuskan untuk melakukan USG di salah satu RS umum di Padang, tutur Liliwati. Rasa sakit yang paling utama terletak di panggul. Suatu waktu karena rasa sakit ini saya memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk kuat berdiri dari posisi tidur. Hasil USG, 26 September 2006 menunjukan adanya Kista Ovarium kiri sebesar 2.7 cm.

Setelah mengkonsumsi Jelly gamat spirulina

Awal tahun 2007, saya mencoba mengatasi kista ovarium dengan mengkonsumsi makanan kesehatan Spirulina Pacifica 3x5tabs dan Jeli Gamat 3×5 sdm/hari. Perbaikan memang terjadi secara bertahap. Beberapa bulan kemudian rasa sakit dan nyeri di pinggul berangsur hilang. Siklus menstruasi saya juga kembali normal menginjak bulan ke 5. Tepat 16 Mei 2007 saya kembali melakukan USG di RS yang sama dan hasilnya luar biasa tidak nampak Kista Ovarium dari hasil USG yang saya lakukan

Testimoni – Ibu Marlina sembuh dari kista ovarium

Testimoni kista ovarium

Klik disini untuk testimoni lainya yang telah sembuh dari penyakit kista ovarium dengan menggunakan obat kista ovarium alami tanpa operasi. Cara pembelian gamat dan spirulina untuk pengobatan penyakit kista ovarium silahkan klik disini Cara Beli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *