Gejala Dan Cara Pengobatan Gagal Ginjal

Gejala dan cara pengobatan penyakit gagal ginjal ada beberapa yang harus diperhatikan. Gejala penyakit ini pada stadium awal lebih sulit dideteksi karena belum memberikan ciri-ciri yang jelas. Cara yang paling umum adalah dengan melakukan pemeriksaan kreatinin darah dan ureum di laboraturium. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai gejala gagal ginjal ada baiknya kita mengetahui apakah sebenarnya ginjal itu dan apakah fungsinya.

gagal ginjal dan cara pengobatanya alternatif

Apakah Ginjal Itu? Ginjal merupakan organ tubuh yang memiliki banyak pembuluh darah dan berbentuk seperti kacang. Terdapat sepasang ginjal yang memiliki fungsi sangat penting antara lain:

  1. Bertugas sebagai sistem penyaringan dan membuang “sampah”
  2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
  3. Memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah
  4. Memproduksi hormon Erythropopietin yang membantu pembuatan sel darah merah
  5. Mengaktifkan vitamin D untuk memelihata tulang

Gejala Gagal Ginjal

Gejala yang paling biasa didapati pada pasien yang menderita penyakit gagal ginjal adalah mual, muntah, anoreksia dan mental yang berubah. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan zat-zat sisa metabolisme pada tubuh terurama zat urea. Hal tersebut juga diikuti oleh pembengkakan beberapa bagian tubuh karena adanya penumpukan cairan. Gejala gagal ginjal akut bisa terlihat dari gejala rasa haus. Gejala ini diikuti dengan rasa pusing pada saat merubah posisi tubuh. Sedangkan pada pasien gagal ginjal kronik, gejala yang bisa ditemukan adalah gejala-gejala seperti sesak napas, lesu, letih dan lemas. Pemeriksaan ginjal dengan USG dapat membantu mendiagnosis gejala gagal ginjal pada tahap ini.

Apa Akibat Apabila Terjadi Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal banyak bersifat kronis atau berlangsung dalam jangka waktu lama, oleh karena itu lebih baik menemukan secara dini dan mengatasinya sehingga tidak menjadi berkepanjangan dan menimbulkan kerugian yang besar. Apabila penyakit ginjal memburuk, maka sampah atau kotoran dalam tubuh akan tertimbun, sehingga dapat mengakibatkan timbulnya berbagai komplikasi seperti:

  • Tekanan darah tinggi
  • Anemia
  • Penyakit pembuluh darah jantung
  • Osteoporosis
  • Malgizi
  • Gangguan pada syaraf

Masalah-masalah tersebut mungkin akan muncul secara perlahan-lahan dalam waktu yang cukup panjang yang pada akhirnya akan mengakibatkan gagal ginjal, sehingga perlu menjalani dialisis atau cuci darah bahkan pencangkokan ginjal.

Cara Pengobatan Gagal Ginjal

Ginjal tidak bisa dikembalikan pada keadaan normal seperti sedia kala. Jadi, pengobatan yang dilakukan adalah dengan melakukan pencegahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah lagi pada ginjal. Pengobatan gagal ginjal ini tentu saja berbeda untuk setiap tahapan. Pada pasien dengan tahap yang gagal ginjal akut, perbaikan aliran darah ke ginjal sangat diperlukan. Konsumsi obat-obatan yang merusak ginjal akan dikurangi. Jika diperlukan, pengobatan gagal ginjal dengan cara cuci darah bisa dilakukan.

Pengobatan Gagal Ginjal Dengan Obat Alternatif

Pengobatan dengan obat alternatif dilakukan agar untuk lebih memperlambat kerusakan yang terjadi di ginjal. Pengobatan juga dilakukan untuk mengatasi beberapa penyakit berbahaya yang mendasari penyakit ini seperti diabetes dan hipertensi. Mengobati komplikasi yang terjadi akibat gagal ginjal pun bisa dilakukan dengan melakukan pengobatan yang lebih intensif. Jika sangat diperlukan, fungsi ginjal dapat diganti jika bagian tubuh tersebut sudah tidak dapat bekerja dengan sangat baik. Untuk melakukan pencegahan terjadinya kerusakan yang lebih parah lagi, pasien gagal ginjal harus melakukan control gula darah dan tekanan darah.

Berikut adalah beberapa testimoni pengobatan alternatif penyakit gagal ginjal yang telah mengalami perbaikan yang nyata setelah rutin konsumsi Jelly Gamat Luxor dan Spirulina Pacifica.

jelly gamat untuk obat gagal ginjal

Gagal ginjal akut
Bpk. Vecky Sumanti – Tondano (Sulawesi Utara)

Keluhan bapak di bulan Oktober 2009 setelah kami duga hanya sakit biasa seperti mual, demam, keringat dingin dan sakit kepala” ujar Ine Rumbay istri dari Bpk. Vecky Sumanti. “Diagnosa awal gangguan lambung, jika dalam waktu tiga hari kedepan tidak ada perubahan maka harus menjalani pemeriksaan Laboratorium”, jelas dokter. Namun, di hari kedua kondisinya tak juga berubah, justru semakin parah frekuensi muntah menjadi lebih sering, lemas karena cairan banyak yang keluar sedangkan sulit untuk menelan asupan makanan atau minuman.

Ketika kondisi tubuhnya terus menurun kami segera membawanya ke salah satu RS besar di Tomohon. Hasil Lab. pertama menunjukan adanya gangguan fungsi ginal; Ureum 124mg/dl dan Kreatinin 6.7mg/dl. Hari ke 3 di RS badan terlihat bengkak, dokter menyarankan untuk mengukur setiap mil cairan yang masuk maupun air seni yang keluar. Hasil Lab. ke-2, Ureum 194 mg/dl dan Kreatinin 8.2 mg/dlberdasarkan penjelasan dokter, bapak dinyatakan gagal ginjal akut dan dianjurkan untuk cuci darah. Hari ke-13 di RS, bapak belum nampak kemajuan yang berarti. Atas keputusan keluarga Ine bertekad untuk membawa suaminya pulang ke rumah padahal waktu itu Kreatinin dan Ureum diketahui semakin tinggi; 224 mg/dl dan 12.8 mg/dl. Keluarga besar sepakat untuk mengupayakan agar Vecky tidak harus menjalani cuci darah akibat gagal ginjal, biaya untuk itu kami sadari tidaklah sedikit.

Akhir November 2009 ibu mertua menyarankan untuk mengkonsumsi Jeli Gamat, ekstrak teripang Sticophus Hermanii yang menurutnya dapat dikonsumsi untuk membantu pemulihan. Dua minggu pertama Jeli Gamat diberikan 2×3 sdm/hari dan kemudian ditambahkan Spirulina Pacifica alga hijau biru yang kaya akan nutrisi esensial 3×10 tabs/hari. Hasilnyapun berbuah manis dalam waktu 2-5 minggu berselang bapak dapat berjalan sendiri tanpa dibantu, bengkak mulai berkurang hingga aktifitas ringan di dalam rumah sudah bisa dilakukan sendiri.

24 Desember 2009 bapak kembali melakukan test Lab. Hasilnya, Ureum 45.1mg/dl dan Kreatinin 1.2 mg/dl. Kini kesehatan bapak jauh lebih baik dan prima. Jelly Gamat dan Spirulina Pacifica memberikan harapan baru bagi bapak, saya dan keluarga, tutur Ine menutup percakapan.

Gangguan Fungsi Ginjal
Nama: Ketut, 51, Pati-Jawa Tengah

Sebelum
Pertengahan tahun 2008, saya seringkali merasa lemas, mual dan rasa tidak nyaman di lambung, tutur Bapak Ketut. Semula diduga saya mengalami maag kronis, waktu terus berjalan dengan rasa sakit semakin mendera. 13 Desember 2008 setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di sebuah klinik kesehatan di Pati, ternyata Ginjal saya bermasalah dengan hasil test Laboratorium menunjukkan Kreatinin 19 (Normal: 0.6-1.1 mg/dl) dan Ureum 286, nilai normal (10-50 mg/dl), dan asam urat 12 (normal 2.3-6.1 mg/dl). Rasa sakit yang saya rasakan semakin menjadi perut terasa panas, makanan padat nyaris tidak dapat saya telan karena selalu muntah, praktis selama satu bulan berat badan menyusut drastis yang semula 72 kg menjadi 53 kg, lanjut pak Ketut. Rujukan berobat ke Semarang dan Jakarta pun saya jalani, namun kesembuhan rasanya masih belum juga nampak. Hasi terakhir yang mengejutkan adalah ditemukannya batu di saluran kemih, ginjal bengkak dengan kondisi tubuh yang lemas saya mengetahui bahwa fungsi ginjal tinggal kiri 7% dan ginjal kanan 11%. Harapan hidup saya waktu itu sepertinya sudah tipis sekali, kenang Bapak Ketut.

Setelah
Februari 2009, saya dan istri mengikuti seminar kesehatan yang di Pati dengan pembicara dr. Luluk Zulfa. Berawal dari sini pula saya disarankan mengonsumsi Jeli Gamat 2×2 sendok makan per hari dan Spirulina Pacifica 2×5 tab per hari, dan mengenakan BioN Pendant. Perubahan tahap demi tahap mulai saya alami, saya yang semula berjalan 10 meter saja sudah terasa sangat lelah dan berkat kini saya dapat saya lalui dengan mudah. Tepat 2 bulan berlalu saya kembali melakukan cek ulang dan hasilnya Kreatin 3 mg/dl, Ureum 78 mg/dl. Dokter yang merawat kagum dengan kemajuan yang saya alami, menurutnya fungsi Ginjal sudah mengalami perbaikan. Kini hampir satu tahun berlalu , kesehatan saya stabil, tidak ada lagi keluhan yang terjadi, dan kini saya kembali dapat berjalan kaki sejauh yang saya mau.

Demikian artikel Gejala Dan Cara Pengobatan Gagal Ginjal semoga bermanfaat bagi anda. Marilah kita mulai mengenal memperhatikan ginjal sebagai organ tubuh yang sangat penting sehingga kita dapat terhindar dari penyakit gagal ginjal ini beserta komplikasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *